MONITORING DAN EVALUASI DESA WISATA

MONITORING DAN EVALUASI DESA WISATA




Tujuan dari sebuah desa wisata adalah memberdayakan masyarakat lokal dengan memanfaatkan potensi yang ada secara bijaksana. Tujuan tersebut dapat tercapai dengan adanya monitoring dan evaluasi terhadap semua kebijakan yang ditetapkan oleh desa wisata. Beberapa aspek yang dapat dijadikan sebagai dasar untuk proses monitoring dan evaluasi di antaranya : Wisatawan, CBT, masyarakat, objek wisata dan paket wisata.
Berikut merupakan tabel yang dapat digunakan oleh pengelola desa wisata dalam melakukan monitoring dan evaluasi aspek wisatawan.
Tabel 1 : Monitoring dan Evaluasi Wisatawan
Objectives
Indicators
Tools
Results
Kepuasan Wisatawan
a. Experiences
b. Length of stay
c. Spending money
d. Product quality
e. Brand loyality
f. Perceived quality
g. Brand equity

a. Wawancara, kuisioner
b. Wawancara, kuisioner
c. Wawancara, kuisioner
d. Wawancara, kuisioner, observasi
e. Wawancara, kuisioner
f. Wawancara, kuisioner
g. Wawancara, kuisioner
- 

   Keberhasilan suatu desa wisata dalam menyediakan atraksi bagi wisatawan adalah kepuasan wisatawan. Perasaan puas wisatawan terhadap atraksi yang disediakan oleh desa wisata akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan desa wisata tersebut khususnya dalam jumlah kunjungan wisatawan mendatang. Jika wisatawan merasa puas maka wisatawan tersebut akan menceritakan kepuasannya kepada orang lain dan akan meningkatkan jumlah kunjungan ke desa wisata tersebut. Sebaliknya jika wisatawan merasa tidak puas maka akan mengurangi jumlah kunjungan dan menciptakan
image buruk desa wisata. Beberapa indikator untuk mengukur kepuasan wisatawan adalah :
a. Experiences
Pengalaman yang didapatkan oleh wisatawan selama berkunjung ke desa wisata merupakan indikator yang paling penting dalam mengukur kepuasan wisatawan karena jika wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik maka dapat dikatakan bahwa kepuasan wisatawan dapat tercapai. Namun jika wisatawan tidak mendapatkan pengalaman maka secara otomatis dapat dikatakan jika wisatawan tidak mendapatkan kepuasan.
b. Length of stay
Lama tinggal wisatawan di suatu desa wisata dapat dijadikan indikator dalam mengukur kepuasan wisatawan karena semakin nyaman dan semakin menarik desa wisata tersebut maka wisatawan akan semakin lama tinggal di suatu desa wisata dan dapat dikatakan wisatawan tersebut puas dengan apa yang diberikan oleh desa wisata tersebut.
c. Spending money
Semakin banyak wisatawan membelanjakan uangnya untuk menikmati desa wisata karena mereka puas dengan apa yang diberikan oleh desa wisata.
d. Product quality
Kualitas produk yang baik maka akan memberikan kepuasan kepada wisatawan.
e. Brand loyality
Loyalitas wisatawan terhadap suatu desa wisata menunjukkan bahwa wisatawan tersebut mendapatkan kepuasan ketika berkunjung ke desa wisata tersebut sehingga apapun yang terjadi wisatawan tersebut akan kembali ke desa wisata tersebut.
f. Perceived quality
Anggapan wisatawan bahwa apa yang telah dikorbankan akan mendapatkan sesuatu yang ia harapkan dan setara dengan apa yang Ia korbankan menjadi indikator dalam mengukur kepuasan wisatawan.
g. Brand equity
Brand equity adalah faktor-faktor yang menyebabkan wisatawan akan kembali ke desa wisata yang telah ia kunjungi karena ia mendapatkan sesuatu yang tak terlupakan dari kunjungan sebelumnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ESENSI KEHIDUPAN BAMBANG PECRUK PANYUKILAN (PETRUK)