PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
(EMPOWERING)
Pengertian
Dalam
Bahasa Inggris “Pemberdayaan” berasal
dari kata “Empowerment” yang berasal dari kata pokok “power” yang
berarti kekuatan. Namun secara konseptual pemberdayaan masyarakat mengandung
arti sebagai sebuah upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan
masyarakat yang dalam kondisi sekarang tidak mampu untuk melepaskan diri dari
perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Pemberdayaan menurut (Suhendra,
2006:74-75) adalah suatu kegiatan yang berkesinambungan dinamis secara sinergis
mendorong keterlibatan semua potensi yang ada secara evolutif dengan
keterlibatan semua potensi.
Tujuan
Dari beberapa definisi di atas dapat
disimpulkan bahwa tujuan dari pemberdayaan adalah untuk meningkatkan
kekuatan/daya bagi pihak-pihak yang kurang/tidak berdaya.
Pilar Pemberdayaan
Pemungkinan (Enabling)
Memberikan
sebuah cara untuk merubah potensi yang ada dalam masyarakat untuk menjadi
sebuah kekuatan.
Contoh : Masyarakat diberikan pelatihan
untuk membuat kerjajinan dari bambu.
Penguatan (Strengthening)
Memberikan
sebuah solusi untuk meningkatkan kekuatan yang sudah dimiliki oleh masyarakat.
Contoh : Suatu desa memiliki makanan
tradisional yang belum diinovasikan sehingga dengan pemberian pelatihan kepada
masyarakat mengenai cara menginovasikan makanan tersebut maka akan menambah
nilai jual makanan tersebut dan meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat
setempat.
Perlindungan (Protecting)
Merupakan langkah untuk melindungi potensi
kekuatan atau daya yang sudah ada di masyarakat.
Contoh : Desa A memiliki kesenian
tradisional Angklung, maka untuk melindungi kesenian tersebut harus dilakukan
sebuah langkah untuk memperkenlkan Angklung tersebut.
Prinsip
Kepemimpinan, yaitu pemberdayaan
membutuhkan jiwa kepemimpinan untuk mengarahkan langkah-langkah mewujudkan
peningkatan kekuatan/daya.
Kemitraan, pemberdayaan masyarakat
membutuhkan kerja sama khususnya secara internal agar tercapai tujuan untuk
meningkatkan kekuatan/daya.
Patungan, yaitu harus adanya kesetaraan
dalam kontribusi untuk pemberdayaan masyarakat.
Keswadayaan, yaitu pemberdaayaan masyarakat
membutuhkan hal yang sifatnya suka rela demi meningkatkan kekuatan/daya.
Referensi
Suhendra,
Pemberdayaan Masyarakat, 2006.
Komentar
Posting Komentar